SEKILAS INFO
: - Minggu, 16-12-2018
  • 8 bulan yang lalu / Sedang berlangsung USBN Kelas XII dan PAT Kelas XI mulai tanggal 18 – 28 Maret 2018. Semoga Sukses.
Ini Dia Ciri Khas SMKN Rajapolah di Mata Dinas Pendidikan Prov Jabar

SETIAP sekolah banyak yang memiliki ciri khas dibanding dengan sekolah pada umumnya. Meskipun ciri khas ini hanya “variabel tambahan” dari program dan kebijakan sekolah bersangkutan, namun hal ini yang selalu diingat masyarakat.

Menurut Kepala SMKN Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, H. Zenal Mutaqin M.M.Pd., di antara ciri khas itu adalah kepala sekolah selalu menyambut siswa di depan gerbang sekolah untuk menyapa dan menyalami mereka.

“Kalau tidak ada dinas luar, saya selalu menyambut siswa di gerbang sekolah. Saya lakukan ini supaya saya dan guru lainnya lebih dekat dengan siswa,” ungkap Zenal saat ditemui di sekolahnya, Jalan Ciinjuk, Rajapolah, Kab. Tasikmalaya, Rabu 21 November 2018.

Ciri khas, kedua, katanya setiap satu semester guru diwajibkan melaporkan kreativitas dan inovasinya. Baik itu berupa program, kegiatan, karya ilmiah, maupun menulis buku.

“Kebetulan, guru-guru di sekolah kami banyak yang menjadi ketua musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Jadi, mereka tertantang untuk melakukan inovasi dan kreativitasnya,” ujar Zenal.

Ciri khas ketiga, lanjut Zenal adalah setiap siswa yang jajan di lingkungan sekolah wajib diberi kantong plastik (kresek). Hal ini dilakukan agar para siswa tidak membuang sampah sembarangan. “Sebelumnya kita sudah sosialisasikan hal ini, jadi baik penjaga kantin atau siswa sudah mengetahuinya,” kata Zenal.

Tidak hanya ciri khas, SMKN 1 Rajapolah pun merupakan sekolah berprestasi. Banyak siswa dan guru SMK yang berdiri sejak tahun 2007 ini yang berprestasi, termasuk kepala sekolahnya. Zenal pernah mendapat penghargaan dari Kemendikbud sebagai kepala sekolah berinovasi tahun 2012. Tahun 2014 Zenal pun mendapat penghargaan dari Pemprov Jabar sebagai kepala sekolah berprestasi.

Menurut Zenal, sejak sekolah ini berdiri ia selalu menekankan kepada seluruh warga sekolahnya pada kedisiplinan, inovasi, dan kreativitas. “Saya selalu menekankan kepada siswa dan guru tentang kedisiplinan, inovasi, dan kreativitas. Itu yang penting supaya kita berdaya saing. Dan jangan lupa, kita harus ikhlas dalam menjalankan semua itu,” katanya.

Kedisiplinan, lanjut Zenal salah satunya diterapkan pada siswa dan guru adalah tidak boleh terlambat masuk sekolah. Pukul 07.00 WIB gerbang ditutup. Hingga pukul 8.40 sekolah tidak menerima tamu.


“Dalam waktu itu saya gunakan untuk mengontrol keadaan sekolah. Seperti WC, apakah airnya ada atau tidak? Tamannya sudah rapi belum?, situasi kelas bagaimana?, apakah gurunya sudah standby atau belum?,” ujar Zenal.

Ia juga mengimbau peserta didiknya untuk melakukan subuh berjamaah di rumah masing-masing. Dengan begitu, siswa tidak akan kesiangan masuk sekolah. Di samping itu, saat siswa diterima di sekolah, orangtua dan siswa harus mematuhi dan komitmen pada aturan yang disepakati.

“Salah satu contohnya, siswa di sekolah ini tidak boleh ada yang terlibat geng motor. Jika mereka kedapatan menjadi anggota geng motor, maka kita akan mengembalikannya kepada orangtuanya,” kata Zenal.

Dengan kedisiplinan dan komitmen pada aturan tersebut, ia melanjutkan sekolahnya banyak menjadi rujukan, baik itu untuk kegiatan guru maupun siswa. Tidak hanya level kecamatan tapi juga kabupaten, bahkan provinsi. ***

sumber: http://disdik.jabarprov.go.id/news/682/ini-dia-ciri-khas-smkn-rajapolah?fbclid=IwAR0eeuyGRtnl_a23xmBShm_cYvWoytDUPpY-kRtd8XXloBTKU9l_4Fretlo

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar Terbaru

    Laman